Rabu, 20 Oktober 2010

ICS

ICS (Internet Connection Sharing)
Artikel ini menjelaskan cara mempersiapkan dan menggunakan fitur Internet Connection Sharing dalam Microsoft Windows XP. Dengan Internet Connection Sharing, Anda dapat menggunakan komputer yang memiliki jaringan untuk berbagi sambungan tunggal ke Internet.

Cara menggunakan Internet Connection Sharing
Menggunakan Internet Connection Sharing untuk berbagi sambungan Internet, komputer host harus memiliki adapter jaringan yang telah dikonfigurasi untuk menyambungkan ke jaringan internal, dan satu adapter jaringan atau modem telah dikonfigurasi untuk menyambungkan ke Internet.


• Pada komputer host
Pada komputer host, ikuti langkah-langkah untuk berbagi sambungan Internet:
1. Log on ke komputer host sebagai Administrator atau sebagai Pemilik.
2. Klik Mulai menjalankan, dan kemudian klik Panel Kontrol.
3. Klik Sambungan Jaringan dan Internet.
4. Klik Sambungan Jaringan.
5. Klik kanan sambungan yang Anda gunakan untuk menyambungkan ke Internet. Contohnya, apabila Anda tersambung ke Internet dengan menggunakan modem, klik kanan sambungan yang Anda kehendaki di bawahDial-up.
6. Klik Properti.
7. Klik tab Lanjut.
8. Di bawah Internet Connection Sharing, pilih kotak centang Izinkan pengguna jaringan lain untuk tersambung melalui sambungan Internet komputer ini.
9. Apabila Anda berbagi sambungan Internet dial-up, pilih kotak centang Melakukan sambungan dial-up kapan saja komputer di jaringan berusaha mengakses Internet jika Anda ingin komputer tersambung ke Internet secara otomatis.
10. Klik OK. Anda menerima pesan berikut ini:
Saat Internet Connection Sharing aktif, adapter LAN akan disetel untuk menggunakan IP
alamat 192.168.0.1. Komputer Anda bisa saja kehilangan konektivitas dengan komputer lainnya di
dalam jaringan. Apabila komputer lainnya memiliki alamat IP yang tetap, sebaiknya disetel
untuk memunculkan alamat IP secara otomatis. Anda yakin ingin mengaktifkan Internet
Connection Sharing?
11. Klik Ya.
Sambungan ke Internet dibagi ke komputer lainnya pada jaringan area lokal (LAN). Adapter jaringan yang disambungkan ke LAN telah dikonfigurasi dengan alamat IP tetap 192.168.0.1 dan penutup subnet 255.255.255.0


• Pada komputer klien
Untuk menyambungkan ke Internet dengan menggunakan sambungan terbagi, Anda harus mengkonfirmasi konfigurasi IP adapter LAN, kemudian mengkonfigurasi komputer klien. Untuk mengkonfirmasi konfigurasi IP adapter LAN, ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Log on ke komputer klien sebagai Administrator atau sebagai Pemilik.
2. Klik Mulai menjalankan, dan kemudian klik Panel Kontrol.
3. Klik Sambungan Jaringan dan Internet.
4. Klik Sambungan Jaringan.
5. Klik kanan Sambungan Area Lokal, kemudian klik Properti.
6. Klik tab Umum, klik Protokol Internet (TCP/IP) di dalam daftar Sambungan ini menggunakan item berikut ini, kemudian klik Properti.
7. Di dalam kotak dialog Properti Protokol Internet (TCP/IP), klik Munculkan alamat IP secara otomatis (jika belum dipilih), kemudian klik OK. Catatan Anda juga dapat menetapkan alamat IP tetap tertentu di dalam kisaran 192.168.0.2 sampai 192.168.0.254. Contohnya, Anda dapat menetapkan alamat IP tetap, penutup subnet, dan gateway default berikut ini:
8. . Alamat IP 192.168.0.2
9. Penutup Subnet 255.255.255.0
10. Gateway default 192.168.0.
11. Di dalam kotak dialog Properti Sambungan Area Lokal, klik OK.
12. Tutup Panel Kontrol.
Untuk mengkonfigurasi komputer klien agar dapat menggunakan sambungan Internet terbagi, ikuti langkah-langkah berikut ini:
1. Klik Mulai menjalankan, dan kemudian klik Panel Kontrol.
2. Klik Sambungan Jaringan dan Internet.
3. Klik Opsi Internet.
4. Pada kotak dialog Properti Internet, klik tab Sambungan.
5. Klik tombol Persiapan.

Wisaya Sambungan Baru mulai berjalan.
6. Pada halaman Selamat Datang di Wisaya Sambungan Baru, klik Berikutnya.
7. Klik Sambungkan ke Internet, dan kemudian klik Berikutnya.
8. Klik Persiapkan sambungan secara manual, dan kemudian klik Berikutnya.
9. Klik Sambungkan dengan menggunakan sambungan broadband yang selalu aktif, kemudian klik Berikutnya.
10. Pada halaman Melengkapi Wisaya Sambungan Baru, klik Selesai.
11. Tutup Panel Kontrol.
Sekarang saat Anda menjalankan Microsoft Internet Explorer, komputer klien akan mencoba menyambungkan ke Internet dengan menggunakan komputer host dengan sambungan Internet yang terbagi.

Pemecahan masalah
Saat Anda menghidupkan Berbagi di komputer host, adapter LAN komputer host akan ditetapkan alamat IP 192.168.0.1 secara otomatis. Oleh karena itu, salah satu dari situasi berikut ini mungkin saja terjadi:
• Konflik alamat IP
Setiap komputer pada LAN pasti memiliki alamat IP tertentu. Apabila lebih dari satu komputer memiliki alamat IP yang sama, terjadi konflik IP, dan salah satu adapter jaringan akan mati sampai konflik tersebut diatasi. Untuk mengatasi konflik ini, konfigurasi komputer klien agar secara otomatis menampilkan alamat IP, atau menetapkan alamat IP tertentu.
• Hilangnya hubungan jaringan
Apabila jaringan Anda dikonfigurasi dengan kisaran alamat IP yang berbeda dengan yang digunakan Internet Connection Sharing, Anda akan kehilangan hubungan jaringan dengan komputer host. Untuk mengatasi masalah ini, konfigurasi komputer klien untuk menetapkan alamat IP secara otomatis, atau menetapkan setiap komputer klien dengan alamat IP tertentu dalam kisaran 192.168.0.2 sampai 192.168.0.254.


Informasi from : google

Rabu, 06 Oktober 2010

jaringan komputer

Pengertian Lan
LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas didalam satu area dan sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkansemua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan
Sejarah Jaringan Komputer
Sejarah jaringan komputer Global/Dunia dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.
Manfaat Jaringan Komputer
ž Resource sharing , dapat menggunakan sumberdaya yang secara bersama-sama. Misalnya seorang pengguna yang berada di 100 Km jauhnya dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut.
ž Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya semua file dapat disimpan atau di copy ke dua, ketiga , atau lebih komputer yang terkoneksi ke jaringan.
ž Menghemat uang. Komputer berukuran kecil mempunyai rasio harga/ kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecepatan kiro – kiro sepuluh kali lebih kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetapi harga mainframe seribu kali lebih mahal dari komputer Pribadi.

JENIS-JENIS JARINGAN KOMPUTER
ž Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer.
ž Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum
ž Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua.
1. Workstation
Workstation merupakan node atau host yang berupa suatu sistem komputer. Sistem komputer ini dapat berupa PC atau dapat pula berupa suatu komputer yang besar seperti sistem minicomputer, bahkan suatu mainframe.Workstation dapat bekerja sendiri (stand-alone).
2 . Server
Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system.

Link (hubungan)
Workstation dan server tidak dapat berfungsi apabila peralatan tersebut secara fisik tidak terhubung. Hubungan tersebut dalam LAN dikenal sebagai media transmisi yang umumnya berupa kabel.


Media transmisi yang umumnya berupa kabel. Adapun beberapa contoh dari link adalah :
Kabel Twisted Pair
Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted Pair(UTP).

• Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
• Relatif murah
• Jarak yang pendek
• Mudah terpengaruh oleh gangguan
• Kecepatan data yang dapat didukung terbatas,
10-16 Mbps

Kabel Coaxial
• Umumnya digunakan pada televisi
• Jarak yang relatif lebih jauh
• Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
• Harga yang relatif tidak mahal
• Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair

Kabel Fiber Optic
•Jarak yang jauh
•Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
•Ukuran yang relatif kecil
•Sulit dipengaruhi gangguan
•Harga yang relatif masih mahal
•Instalasi yang relatif sulit




Network Interface Card (NIC)
Suatu workstation tidak dihubungkan secara langsung dengan kabel jaringan
ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang
dirancang khusus untuk menangani network protocol yang dikenal dengan

PERALATAN PENDUKUNG LAN
A.Repeater
v pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
v Meneruskan dan memperkuat sinyal
v Banyak digunakan pada topologi Bus
v Penggunaannya mudah dan harga yang relatif murah
v Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast
B.Hub
ž Bekerja pada lapisan Physical
ž Meneruskan sinyal
ž Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
ž Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
ž Hanya memiliki satu buah domain collision
C. Bridge
ž Bekerja di lapisan Data Link
ž Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
ž Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port
D. Switch
ž Bekerja di lapisan Data Link
ž Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
ž Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)
E. Router
ž Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
ž Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
ž Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN
TOPOLOGI LAN
Pengertian topologi LAN
Pengertian topologi Jaringan adalah susunan lintasan aliran data didalam jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang satu dengan simpul lainnya.
Beberapa topologi jaringan dipakai hingga saat ini, yaitu:
ž 1. Topologi Bus atau Daisy Chain
Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
· merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node
· umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
· signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision
· problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.

Topologi Bus



2. Topologi Ring
Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
· lingkaran tertutup yang berisi node-node
· sederhana dalam layout
· signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana
· problem: sama dengan topologi bus
· biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star

Topologi Ring
3. Topologi Star
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
· setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
· mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node
· keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu
· dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP

Topologi Star
4. Topologi Mesh
MESH topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station. Sebuah ‘fully-connected mesh’ adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain. Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. Mesh topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi. Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.


5. Topologi TREE
Tree topologi dibangun oleh Bus network yang dihubungkan secra bersama-sama. Contoh : setiap gedung dalam suatu kampus memiliki Bus Network yang telh terpasang, maka setiap network dapat disambungkan secara bersama untuk membentuk sebuah tree teknologi yang bisa mengcover semua kampus. Karena tree topologi terdiri dari Bus topologi yang dihubungkan secra bersama maka tree topologi memiliki karakterisitik yang sama dengan Bus topologi.
Dia dapat mensupport baik baseband maupun broadband signaling dan juga mensupport baik contention maupun token bus access.
HYBRID
Hybrid Network adalah network yang dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi. Sebuah hybrid network mungkin, sebagi contoh, diakibatkan oleh sebuah pengambil alihan suatu perusahaan. Sehingga ketika digabungkan maka teknologi-teknologi yang berbeda tersebut harus digabungkan dalam sebuah network tunggal. Sebuah hybrid network memiliki semua karakterisitik dari topologi yang terdapat dalam jaringan tersebut.



informasi by : team TKJ. Modul LAN